3 Cara Menangani Pegal dan Nyeri pada Tubuh

Bagi seorang pekerja kondisi tubuh perlu diperhatikan baik-baik agar tidak bermasalah saat menyelesaikan deadline. Permasalahan yang umum terjadi pada pekerja adalah rasa pegal dan nyeri pada tubuh. Misalkan sampai detik ini Anda masih sering pekal-pegal tapi tidak tahu cara mengatasinya, bisa simak uraian sehat.online.

Pada dasarnya kondisi tubuh yang mudah nyeri dan pegal bisa disebabkan berbagai faktor, seperti jarang bergerak, olahraga berlebihan, maupun penyebab kesehatan lainnya. Mengatasi pegal dan nyeri yang paling umum dilakukan oleh banyak orang adalah mengonsumsi obat pereda nyeri dan pegal.

Obat pereda nyeri bisa Anda gunakan untuk meminimalisir pegal-pegal pada badan. Di dalam obat pereda nyeri ini memiliki kandungan paracetamol dan ibuprofen. Dua kandungan obat ini relatif aman dan ringan apabila dengan jenis obat nyeri lainnya. Keduanya bekerja saling melengkapi dan dapat digunakan oleh Anda yang bermasalah dengan nyeri otot atau pegal-pegal.

Konsumsi obat antiradang nonsteroid bekerja pada reseptor atau saraf sensoris, yaitu tempat menerima rangsangan peradangan. Apabila saraf sensoris mendapatkan sinyal rangsangan darii inflamasi (peradangan), maka obat ini bekerja untuk menghalangi inflamasi supaya tidak nyeri. Pasalnya ibuprofen dan paracetamonl berperan dalam menghambat enzim siklooksigenasi sehingga dapat mencegah terbentuknya prostaglandin.

Perlu Anda ketahui bahwa prostaglanding adalah zat kimia yang bisa memicu rasa nyeri pada tubuh. Kandungan paracetamol berperan terhadap suhu tubuh dengan cara menurunkan panas. Apabila rasa nyeri disertai oleh demam, maka obat ini dapat Anda gunakan untuk meredakan suhu tubuh.

Cara kedua adalah stretching. Semakin lentur otot maka otot tersebut malah menjadi kaku. Itulah kenapa Anda perlu beraktivitas untuk melenturkan otot. Saat Anda terlalu lama duduk di hadapan layar gawai silakan bergerak sesekali untuk meredakan ketegangan pada tubuh.

Cara terakhir adalah pijat yang bisa Anda lakukan di rumah. Meski demikian, pijat hanya bisa dilakukan pada beberapa bagian tubuh, seperti kaki dan tangan. Bila Anda merasa pegal di arena bahu maupun punggung, hindari perawatan ini. Bagian tubuh yang tidak diperkenankan untuk dipijat adalah bagian tulang belakang, seperti leher hingga tulang ekor. Memijat di bagian ini tanpa pengetahuan kondisi tulang belakang bisa berisiko berupa saraf terjepit.

Itu saja penjelasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan tetap setia membaca artikel kesehatan di sehat.online.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*